headline
kegiatan
serang
0
Sinergi Ulama, Umara, dan Masyarakat Warnai Harlah NU dan PD-PKNU di Kabupaten Serang
Kabupaten Serang, Kalimati. Id— Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang dirangkaikan dengan kegiatan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKNU) di Kabupaten Serang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menegaskan kuatnya sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam menguatkan peran NU di tengah umat
Ketua MWCNU Ciomas, Muhammad
Murtadlo, menyampaikan bahwa antusiasme peserta menunjukkan NU tetap menjadi rumah besar yang dirindukan masyarakat. Acara diawali dengan doa bersama untuk Wakil Gubernur Provinsi Banten yang masih dalam perjalanan menuju lokasi kegiatan, serta doa bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Serang agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah
Ketua PCNU Kabupaten Serang, Gus Robi, mendapat apresiasi dari para hadirin atas kepemimpinannya yang dinilai ramah, optimistis, dan penuh keikhlasan sehingga mampu memperkuat soliditas PCNU Kabupaten Serang. Hadir pula Ketua MUI Kabupaten Serang yang disambut hangat oleh peserta.
Dukungan penuh juga datang dari unsur Muspika dan Musbika, di antaranya Camat, Kapolsek, dan jajaran terkait yang terlibat aktif sejak persiapan hingga pelaksanaan acara. Bahkan, Kapolsek setempat turut terlibat langsung hingga larut malam dalam proses persiapan dan menjadi salah satu donatur awal kegiatan.
Kegiatan PD-PKNU kali ini diikuti langsung oleh sejumlah tokoh pemerintahan dan masyarakat. Camat Ciomas tercatat sebagai peserta pertama PD-PKNU dari MWC NU Ciomas, disusul para kepala desa aktif dan mantan kepala desa dari berbagai wilayah, seperti Kepala Desa Sukadana dan Kepala Desa Ujung Tebu. Hal ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam penguatan kaderisasi NU.
Seluruh ranting, lembaga, dan badan otonom NU turut hadir dan menambah semarak acara, dengan jumlah peserta yang melampaui perkiraan panitia.
Pada kesempatan tersebut, MWCNU Ciomas juga menegaskan komitmen NU dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya melalui peran aktif dalam penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Perbaikan Rutilahu tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama,” tegas Muhammad Murtadlo. Ke depan, program tersebut akan dimulai dari tingkat MWC NU dengan melibatkan struktur NU di akar rumput serta bersinergi dengan pemerintah desa.
Komitmen tersebut sejalan dengan nilai ajaran Islam untuk memberi manfaat seluas-luasnya bagi sesama. Dengan kolaborasi dan kebersamaan, NU di Kabupaten Serang diharapkan terus berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.
putera yudha
headline