Headline
Pemerintahan
Serang
0
Walikota Serang Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Pasutri Lansia yang 8 Tahun Hidup di Tenda
SERANG, Kalimati.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) kepada sepasang sepasang suami istri lanjut usia (Lansia) di Lingkungan Pamindangan, Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Senin (8/6/2026).
Bantuan uang tunai senilai Rp15 juta diserahkan langsung oleh Walikota Serang, Budi Rustandi, saat mengunjungi lokasi tempat pasangan lansia tersebut bertahan hidup di bawah tenda sederhana.
Staf Ahli Walikota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Triningsih mengatakan, kondisi pasangan lansia itu menjadi perhatian karena selama bertahun-tahun tidak lagi memiliki rumah yang layak dihuni. Lahan bekas rumah mereka kini sudah rata dengan tanah setelah bangunan roboh dan tak kunjung diperbaiki.
“Kami mengunjungi suami istri yang sudah lansia. Rumahnya sudah delapan tahun roboh dan hari ini Pak Walikota memberikan bantuan langsung berupa uang tunai Rp15 juta,” ujar Tri.
Menurutnya, dana tersebut diharapkan dapat digunakan untuk membangun rumah sederhana dengan luas sekitar 60 meter persegi. Proses pembangunan akan mendapat pendampingan dari aparatur wilayah setempat.
“Nanti dibantu Pak Lurah, Pak Camat dan Pak RT untuk memantau pembangunan rumah tersebut,” katanya.
Tri menjelaskan bantuan yang diberikan berasal langsung dari Walikota Serang. Pemerintah daerah juga akan memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana hingga rumah dapat ditempati kembali.
“Saya akan turun lagi satu bulan ke depan untuk melihat perkembangan pembangunannya. Kami juga akan memantau apakah dana yang diberikan mencukupi atau tidak,” ucapnya.
Ia menggambarkan kondisi pasangan lansia tersebut cukup memprihatinkan. Selama ini mereka tinggal di bawah pohon di area kebun dengan tenda seadanya sebagai tempat beristirahat dan berlindung dari cuaca.
“Tanah bekas rumahnya sudah rata karena sudah delapan tahun. Mereka menumpang di bawah pohon, di kebun, dengan tenda ala kadarnya untuk tidur dan menjalani aktivitas sehari-hari,” jelasnya.
Tri menilai bantuan tersebut menjadi langkah cepat pemerintah daerah setelah melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan penanganan segera. Dengan adanya bantuan itu, pasangan lansia tersebut diharapkan dapat kembali memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
Sementara itu, Wahidudin mengaku bersyukur mendapat bantuan pembangunan rumah dari Walikota Serang. Ia tidak menyangka kondisi yang selama ini dijalaninya akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pak Walikota yang sudah datang ke sini dan membantu saya membangun rumah,” kata Wahidudin saat ditemui di kediamannya.
Rumah yang akan dibangun nantinya tetap berada di lokasi yang sama. Selama ini, ia bertahan tinggal di bangunan sederhana tersebut tanpa pernah mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah.
“Saya tidak pernah melapor ke mana-mana. Ada teman yang peduli dan sering datang ke sini, mungkin dari situ akhirnya diketahui,” ujarnya.
Pria lanjut usia itu mengaku telah menempati lokasi tersebut selama sekitar delapan tahun. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bekerja mengumpulkan barang bekas yang kemudian dijual kembali.
Keterbatasan fasilitas dasar juga menjadi bagian dari kehidupan yang dijalaninya. Untuk kebutuhan mandi dan mencuci, Wahidudin memanfaatkan air kali yang berada di dekat tempat tinggalnya. Sementara untuk air minum, ia mengandalkan bantuan warga sekitar.
“Kalau mandi dari kali. Kalau minum biasanya minta ke tetangga,” ucapnya.
Program RTLH yang diterimanya diharapkan dapat menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas hidupnya di usia senja. (Red)
putera yudha
Headline