Headline
Kota Cilegon
Pemerintahan
0
Pulihkan Nama Baik Dr.Febri Naldo di Jajaran Pemkot Cilegon, : Maman Hilman Secara Terbuka Sampaikan Permohonan Maaf.
CILEGON, Kalimati.id – Dinamika yang sempat memanas dalam forum audiensi antara Aliansi Reformasi dan jajaran Dinas Kesehatan Kota Cilegon kini mulai mereda. Kesalahpahaman yang terjadi dalam pertemuan pada 17 April 2025 itu akhirnya diklarifikasi, dan berujung pada perdamaian antar pihak.
Fokus utama dalam perkembangan terbaru ini adalah pernyataan permohonan maaf dari Maman Hilman, Ketua L-KPK, yang mengakui adanya kekeliruan dalam menyikapi informasi yang beredar.
Maman menjelaskan, polemik bermula dari beredarnya potongan video yang menampilkan pernyataan Kepala Bidang UKP-UKM Dinas Kesehatan Kota Cilegon, dr. H. Febri Naldo. Dalam video tersebut, pernyataan yang terkesan menyinggung ormas di Banten memicu reaksi dari sejumlah pihak, termasuk dirinya.
“Jujur saja, waktu itu kami tidak tahu secara utuh duduk perkaranya. Kami hanya melihat potongan video yang beredar, sehingga menimbulkan persepsi yang berbeda,” Terang Maman. Selasa, (7/4/2026).
Ia mengakui, respons yang disampaikan saat itu lebih didorong oleh keinginan menjaga kondusivitas, sekaligus menjawab dorongan dari rekan-rekan organisasi agar tidak diam terhadap isu yang berkembang.
Namun setelah dilakukan klarifikasi dan pertemuan langsung antara pihak-pihak terkait, termasuk di tingkat kepolisian, disepakati bahwa persoalan tersebut hanyalah miskomunikasi.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis lalu itu mempertemukan perwakilan Aliansi Reformasi, L-KPK, dan jajaran Dinas Kesehatan, serta pihak terkait lainnya. Hasilnya, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan mencabut isu yang sempat berkembang.
Sebagai bentuk tanggung jawab moral, atas statmen saya pada saat itu yang sempat membuat nama baik Dr.Febri menjadi tercoreng di jajaran Pemerintah Kota Cilegon khususnya di Dinkes Cilegon, Ketua L-KPK, Maman Hilman pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.
“Saya sebagai manusia tentu tidak lepas dari salah dan khilaf. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas kekeliruan yang terjadi,” ungkapnya.
Permintaan maaf tersebut diterima dengan baik oleh dr. Febri Naldo, dan kedua belah pihak sepakat untuk saling memaafkan serta mengakhiri polemik.
Selain itu, pihak Aliansi Reformasi juga diminta untuk menyampaikan klarifikasi melalui media sebagai bagian dari pemulihan nama baik. Langkah ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang sempat simpang siur di tengah masyarakat.
Dengan adanya kesepakatan damai dan permohonan maaf ini, seluruh pihak berharap situasi kembali kondusif. Ke depan, semua elemen diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam menyampaikan maupun menafsirkan informasi, terutama di ruang publik.
Kini, perhatian pun diarahkan kembali pada tujuan utama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Cilegon.
putera yudha
Headline