headline
kegiatan
serang
Ketua IPSI Kota Serang Tegaskan Disiplin Atlet di Serang Silat Championship II 2026
Serang, kalimati. Id– Dewan Provinsi Banten H. Teguh Ista’al, S.Kom, yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Serang, menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan kunci utama dalam meraih prestasi atlet, bukan semata kemampuan teknik dan fisik. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada Kejuaraan Pencak Silat Serang Silat Championship II Tahun 2026 yang digelar di GOR Maulana Yusuf, Alun-alun Timur Kota Serang, Sabtu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Serang Budi Rustandi, S.E., Wakil Wali Kota Serang, Ketua IPSI Kota Serang H. Teguh Ista’al, S.Kom, Ketua KONI Kota Serang Edi Iriyanto, S.H., M.M, para sesepuh (pini sepuh), pengurus IPSI, ketua perguruan, wasit juri, serta atlet pencak silat se-Kota Serang.
Dalam sambutannya, H. Teguh Ista’al mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan, termasuk para perguruan yang mengirimkan atlet terbaiknya. Ia menegaskan bahwa sikap disiplin harus ditanamkan sejak dini kepada setiap atlet.
“Kalau kalian tidak disiplin, jangan berharap menjadi juara. Atlet bukan hanya soal jago teknik atau pukulan, tetapi tentang disiplin, mental, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Ia mengungkapkan, berdasarkan pengalamannya mendampingi atlet di berbagai ajang seperti POP dan Porprov, banyak kegagalan atlet disebabkan lemahnya disiplin, mulai dari tidak menjaga pola makan, mengurangi jam latihan, hingga kurang serius dalam latihan fisik.
“Banyak atlet merasa hebat, tetapi saat seleksi justru kosong prestasi. Latihan dianggap bercanda, aturan dibuat sendiri, dan ketika ditegur malah memilih keluar,” ujarnya.
Ketua IPSI Kota Serang juga menekankan bahwa atlet yang tergabung dalam kontingen membawa nama daerah, bukan hanya perguruan masing-masing, sehingga ego pribadi harus diturunkan demi kepentingan bersama.
Ia meminta Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) agar melakukan pengawasan dan seleksi atlet secara ketat.
“Jika ada atlet yang melanggar aturan IPSI Kota Serang, silakan dikeluarkan dari kontingen. Tidak ada titip-titipan, saya tidak peduli siapa di belakangnya. Selama tidak disiplin, keluar,” tegasnya.
Di akhir sambutan, H. Teguh Ista’al menyampaikan permohonan maaf kepada para ketua perguruan apabila penyampaiannya terkesan keras.
“Saya tidak ingin perjalanan kita ke depan sia-sia. Jika hari ini saya agak keras, itu semua demi masa depan atlet dan pencak silat Kota Serang,” tuturnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi, S.E., saat membuka dan meresmikan kejuaraan, menyampaikan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan sekaligus dijadikan sarana mencetak atlet berprestasi.
Kejuaraan Serang Silat Championship II Tahun 2026 mengusung semangat “Melestarikan Budaya, Menciptakan Juara”.
Pada kategori dewasa, Juara Umum I diraih PSHT Rau Cabang Serang dengan perolehan 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Juara Umum II diraih HS Akbar dengan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu, sementara Juara Umum III diraih Pencak Silat Lembah Putih dengan 2 emas.
Sedangkan pada kategori remaja, Juara Umum I diraih Kontingen Ponpes Ar Rohman, Juara Umum II diraih PSHT Rau, dan Juara Umum III diraih HS Akbar.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi ajang pembinaan berkelanjutan bagi atlet pencak silat Kota Serang, sekaligus memperkuat karakter disiplin, mental juara, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Via
headline
Posting Komentar