Cilegon
Headline
Hukum
Subdit III Jatanras Polda Banten Amankan Bus ALS Angkut 16 Motor Tanpa Dokumen
CILEGON, Kalimati.id – Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Banten mengamankan sebuah Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang kedapatan mengangkut 16 unit kendaraan roda dua tanpa dilengkapi dokumen resmi.
Puluhan sepeda motor tersebut diduga kuat merupakan hasil tindak pidana pencurian.
Pengamanan dilakukan di Kantor Perwakilan ALS Merak, tepatnya di wilayah Pulomerak, Kota Cilegon, pada Senin, 19 Januari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB. Bus dengan nomor polisi BK 7254 UA tersebut diketahui hendak berangkat menuju Pulau Sumatera.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, membenarkan penindakan tersebut.
“Benar, Polda Banten telah mengamankan satu unit bus ALS yang membawa 16 sepeda motor tanpa dilengkapi dokumen yang sah,” ujar Maruli, Jumat kemarin.
Adapun barang bukti sepeda motor yang diamankan di antaranya:
•Honda Vario 2025 warna hitam nopol B 5779 BRD
•Honda Scoopy 2024 warna hitam nopol A 3706 XEC
•Honda Vario 2022 nopol A 3709 WAF
•Honda Beat 2025 nopol B 5842 BRQ
•Honda Beat 2024 nopol T 4401 QM
•Honda Beat 2022 warna silver nopol B 5236 FJE
•Honda Beat 2023 nopol B 3765 WDD
•Honda Beat 2021 nopol B 5247 TID
•Honda CBR 2017 nopol A 3880 HX
•Yamaha NMAX 2021 nopol D 4673 ZDZ
•Honda Beat tanpa tahun produksi nopol B 5645 TUQ
•Honda Beat 2023 nopol B 5745 BLH
•Honda Beat nopol B 6282 JAL
•Honda Scoopy tanpa nomor polisi
•Honda Beat 2023 nopol B 6301 JDU
•Honda Beat 2024 nopol B 3448 CXG
“Seluruh kendaraan beserta bus yang mengangkutnya saat ini diamankan di Mapolda Banten,” tambah Maruli.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan empat orang awak bus, yakni dua sopir dan dua kernet.
Sopir berinisial IP (40) asal Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, dan APD (35) asal Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Sementara dua kernet masing-masing berinisial S (48) asal Kabupaten Pasaman dan AS (40) asal Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan terkait asal-usul kendaraan tersebut.
Via
Cilegon
Posting Komentar