headline
kegiatan
serang
0
PEMBUKAAN KONGRES KE-V BEM BANTEN BERSATU
Banten, Kalimati. Id_Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Provinsi Banten yang tergabung dalam BEM Banten Bersatu secara resmi membuka Kongres Ke-V BEM Banten Bersatu yang di laksanakan di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia Serang 10 April 2026 sebagai momentum strategis dalam memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa di Banten.
Kongres ini menjadi ruang temu, ruang gagasan, sekaligus ruang perjuangan bagi seluruh elemen mahasiswa untuk merumuskan arah gerak bersama dalam menjawab tantangan zaman, khususnya dalam mengawal demokrasi, memperjuangkan keadilan sosial, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Mengusung tema “Konsolidasi Gerakan Mahasiswa Banten untuk Kepemimpinan dalam Mengawal Demokrasi, Keadilan Sosial, dan Pembangunan Daerah”, kegiatan ini menegaskan komitmen mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change), agen kontrol sosial (social control), dan agen intelektual (iron stock) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu Bagas Yulianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kongres ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum refleksi sekaligus proyeksi masa depan gerakan mahasiswa Banten.
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika sosial dan politik. Kita harus hadir sebagai penggerak, pengawal, dan penjaga nilai-nilai demokrasi serta keadilan sosial. Kongres ini adalah titik tolak untuk memperkuat kepemimpinan kolektif mahasiswa Banten yang progresif, responsif, dan berdampak,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, turut memberikan pandangan strategis terkait peran mahasiswa dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan ke depan.
“Mahasiswa hari ini adalah pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan nasional, termasuk dalam sektor ketenagakerjaan. Diperlukan kesiapan kompetensi, daya saing, serta kepedulian sosial agar mampu menjawab dinamika dunia kerja yang terus berkembang. Forum seperti kongres ini menjadi ruang penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan kolaborasi generasi muda,” ungkapnya.
Sementara itu, Anggota DPD RI, Ade Yuliasih, menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan daerah.
“Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral dan intelektual dalam mengawal kebijakan publik. Sinergi antara mahasiswa dan lembaga perwakilan daerah sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan benar-benar berpihak kepada rakyat dan berlandaskan prinsip keadilan sosial,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kongres Ke-V ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis, arah gerakan yang terukur, serta kepemimpinan baru yang berintegritas dan berkomitmen tinggi terhadap kepentingan rakyat.
Dengan semangat “Mengabdi Tanpa Pamrih, Bergerak Tanpa Takut, Berdampak untuk Rakyat,” seluruh peserta kongres diajak untuk meneguhkan kembali nilai pengabdian, keberanian dalam bersikap, serta komitmen untuk terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BEM Banten Bersatu percaya bahwa melalui konsolidasi yang kuat dan visi gerakan yang jelas, mahasiswa Banten mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan demokrasi yang sehat, keadilan sosial yang merata, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada rakyat.
putera yudha
headline