Headline
kegiatan
serang
0
Pembangunan Kota Serang Masuk Babak Baru: Proyek Strategis Dijalankan, Visi “Bahagia, Berbudi, Sejahtera” Dipercepat
KOTA SERANG,Kalimati.id– Masyarakat Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, menggelar acara syukuran dan silaturahmi warga di lokasi proyek pembangunan strategis yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, Anggota DPRD Provinsi Banten, Tedi Junaedi, Anggota DPRD Kota Serang, Yasin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Serang, Lurah Unyur, tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran RT/RW, serta warga setempat.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk menghadirkan pembangunan nyata demi mewujudkan perubahan besar bagi masyarakat.
Dalam sambutan perwakilan warga, disampaikan rasa syukur atas terealisasinya proyek pembangunan jalan dan rencana pembangunan jalan layang (flyover) yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade sejak tahun 2002.
“Perjuangan kami belasan tahun akhirnya menemukan titik terang. Terima kasih sebesar-besarnya kepada Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wali Kota Serang, Bapak Budi Rustandi, yang telah menganggarkan dan merealisasikan proyek ini. Nantinya jalan ini akan menjadi jalur utama yang lancar dan masyarakat tidak lagi terganggu oleh hambatan lintasan,” ujar perwakilan warga
Warga juga menyampaikan apresiasi kepada Lurah Unyur dan Camat Serang yang dinilai aktif mengawal aspirasi masyarakat sejak awal terbentuknya forum RT/RW di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, pada Selasa,12 Mei 2026 Wali Kota Serang, H.Budi Rustandi, S.E menegaskan bahwa kepemimpinannya berfokus pada kerja nyata dan pembangunan berkelanjutan demi menjadikan Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten yang maju dan representatif.
“Kalau ingin menjadikan Serang sebagai ibu kota provinsi yang sesungguhnya, maka harus ada ikon pembangunan, mulai dari penataan alun-alun, infrastruktur hingga fasilitas umum. Gaya kerja saya cuma satu: kerja, kerja, dan kerja. Lima tahun masa jabatan itu singkat, sehingga harus menghasilkan dampak nyata untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa capaian Kota Serang sebagai salah satu daerah dengan realisasi anggaran terbaik dan pengelolaan keuangan daerah yang baik merupakan hasil dari pengawasan langsung terhadap penggunaan anggaran, termasuk memangkas kegiatan seremonial yang tidak berdampak bagi masyarakat.
Menurutnya, fokus pembangunan Kota Serang diarahkan pada tiga sektor utama, yakni infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
“Tahun 2026 ini jumlah pembangunan di Kota Serang merupakan yang terbanyak sepanjang sejarah berdirinya kota ini. Namun pembangunan fisik saja tidak cukup. Persoalan pengangguran juga harus menjadi perhatian serius agar kesejahteraan masyarakat benar-benar meningkat,” lanjutnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmennya dalam membuka peluang investasi yang berpihak kepada masyarakat lokal. Pemerintah Kota Serang, kata dia, akan mendorong regulasi agar perusahaan dan proyek yang beroperasi di Kota Serang dapat menyerap tenaga kerja lokal secara maksimal.
“Saya ingin investasi yang masuk benar-benar memberi manfaat bagi warga Kota Serang. Jangan sampai industri berkembang, tetapi masyarakat lokal tetap menjadi penonton,” ujarnya.
Terkait pembangunan infrastruktur lanjutan, Pemerintah Kota Serang menyampaikan bahwa Jalan Trondol akan dilakukan betonisasi oleh Pemerintah Provinsi Banten, sementara sisa pengerjaan sekitar satu kilometer akan diselesaikan oleh Pemerintah Kota Serang.
Selain itu, proyek pembangunan jalan layang (flyover) yang telah lama dinantikan masyarakat diperkirakan memiliki nilai anggaran lebih dari Rp300 miliar dan direncanakan mulai masuk tahap penganggaran awal pada tahun 2027.
Pemerintah Kota Serang saat ini terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan kementerian terkait guna memastikan realisasi proyek tersebut berjalan lancar.
“Kita harus kawal bersama pembangunan ini. Jika investasi masuk, lapangan kerja terbuka, dan masyarakat memiliki kesempatan bekerja, maka visi Kota Serang Bahagia, Berbudi, dan Sejahtera bisa benar-benar terwujud,” tutup H.Budi Rustandi.
Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan bersama seluruh tamu undangan dan masyarakat.
putera yudha
Headline