Banten
Headline
Kegiatan
0
Abuya Muhtadi Titip Pesan Kebangsaan : Harapkan Presiden Prabowo Buka Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan di Banten
BANTEN,Kalimati.id — Sebuah pesan kebangsaan mengemuka dari pertemuan antara Ketua Panitia Pelaksana Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan, Drs. Cecep Pria Erawan, M.Pd., dengan ulama sekaligus sesepuh Paku Banten, Abuya Muhtadi Cidahu.
Dalam agenda roadshow dan silaturahmi untuk memperkuat dukungan terhadap
pelaksanaan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan, Abuya Muhtadi
menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang akan digelar di Bumi Perkemahan Muara Salam, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.
Namun pertemuan tersebut tidak berhenti pada dukungan terhadap penyelenggaraan
kegiatan.
Abuya Muhtadi menyampaikan harapan agar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dapat membuka langsung Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan.
Harapan tersebut menjadi simbol penting bagi sebuah gerakan yang sedang berupaya mempertemukan ulama, santri, pemuda dan berbagai stakeholder Banten dalam satu agenda kebangsaan.
Jambore ini lahir dengan kesadaran bahwa ketahanan pangan merupakan
persoalan bersama yang tidak dapat diselesaikan oleh satu kelompok atau satu sektor saja.
Melainkan dibutuhkan generasi muda yang memiliki keterampilan dan keberanian untuk bergerak.
Dibutuhkan santri yang mampu membawa nilai kemandirian dan kepedulian sosial. Dibutuhkan ulama yang memberikan keteladanan dan arah moral.
Dan dibutuhkan pemerintah serta seluruh stakeholder untuk menciptakan ekosistem yang memungkinkan gerakan tersebut tumbuh.
Dalam konteks itulah kami para Generasi Muda, Lintas organisasi dan komponen
kepmudaan yang ada dibanten, yang terdiri dari Santri, Ulama, LSM, ORMAS,
Mahasiswa, Media, Anak Petani, Anak Buruh dan di dukung oleh Pemerintahan
Prov.Banten serta seluruh kekuatan Stakeholder yang ada di Banten, Akan
menawarkan sebuah model Penguatan nilai-nilai Kebangsaan melalui.
Jambore Nasional Pemuda, Santri dan Ulama Ketahanan Pangan dan hal ini semoga menjadi.
National Pilot Project yang diharapkan dapat menjadi embrio gerakan Nasional
Pemuda, Santri Ulama dalam mewujudkan ketahan pangan lebih luas di Indonesia.
Ungkap Aris Munandar,S.Kom Sebagai Sekretaris Kepanitian Jambore Nasional.
Banten memiliki modal sosial yang kuat untuk memulai gagasan ini.
Tradisi keulamaan, pesantren, kepemudaan dan semangat gotong royong menjadi kekuatan yang dapat disatukan dalam agenda strategis bangsa.
Pertemuan antara Abuya Muhtadi dan Drs. Cecep Pria Erwana sebagai Ketua Panitia Jambore menjadi salah satu bagian dari
proses Membangun Restu Kasepeuhan alim ulama yang ada di Banten.
Dalam Silaturahmi tersebut Abuya Muhtadi menyampaikan dukungannya terhadap rencana pelaksanaan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan di Bumi Perkemahan Muara Salam, Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Dukungan dari salah satu tokoh ulama dan sesepuh Banten tersebut dinilai memiliki
arti strategis, khususnya dalam memperkuat keterlibatan unsur pesantren, santri dan ulama dalam sebuah gerakan nasional yang menempatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari agenda strategis bangsa.
Pesan kebangsan yang Abuya Muhtadi sampaikan adalah, bahwa negara, ulama, santri, pemuda dan seluruh stakeholder harus gotong royong (Ngahiji) dalam satu barisan ketika berbicara mengenai masa depan pangan dan kedaulatan bangsa.
Untuk itu kami memohon kepada Bapak Presiden Prabowo untuk dapat hadir membuka acara kegiatan Jambore Nasional Pemuda,Santri, Ulama di wanasalam Banten. Ungkap
Abuya.
putera yudha
Banten