headline
kegiatan
serang
0
Program Bang Andra Berlanjut, Pemprov Banten Targetkan Pembangunan Puluhan Kilometer Jalan Desa
Serang,Kalimayi.id– Pemerintah Provinsi Banten memastikan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) akan terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan konektivitas desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan temu media bertema “Bangun Jalan Desa Sejahtera” yang digelar di Gedung Pemuda KP3B Provinsi Banten, Jumat (6/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kalangan jurnalis serta jajaran Pemerintah Provinsi Banten, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten.
Program Bang Andra merupakan salah satu program prioritas di masa kepemimpinan Gubernur Banten Andra dan Wakil Gubernur Didi. Program ini mengusung konsep pembangunan dari tingkat desa guna memperkuat akses antarwilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut juga selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional yang mendorong pembangunan dari bawah. Selain itu, kebijakan ini turut diperkuat melalui Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan infrastruktur daerah serta Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2023 mengenai peningkatan konektivitas wilayah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau program pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten juga menerbitkan kebijakan daerah untuk mempercepat pembangunan jalan desa.
Pembangunan Tahun 2025
Pada tahun pertama pelaksanaannya, yakni 2025, program Bang Andra berhasil menyelesaikan pembangunan 71 kilometer jalan desa yang tersebar di 61 ruas, serta pembangunan satu unit jembatan. Secara keseluruhan, pekerjaan tersebut mencakup sekitar 101 ruas jalan.
Salah satu proyek yang sempat menjadi perhatian publik, yakni pembangunan jembatan di wilayah Kabupaten Pandeglang, saat ini dilaporkan hampir rampung.
Total anggaran yang digunakan pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp184 miliar, yang bersumber dari APBD melalui efisiensi anggaran sebesar Rp80 miliar serta penyesuaian anggaran sebesar Rp104 miliar.
Target Pembangunan 2026
Untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Banten kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp164 miliar guna melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan desa.
Anggaran tersebut direncanakan untuk pembangunan 30 ruas jalan dan tiga jembatan di 33 lokasi, dengan total panjang pembangunan mencapai sekitar 46,7 kilometer.
Target Lima Tahun
Berdasarkan hasil verifikasi terhadap 1.273 desa dan 262 kelurahan di Provinsi Banten, awalnya terdapat usulan pembangunan jalan desa sepanjang 2.500 kilometer dengan estimasi kebutuhan anggaran sekitar Rp10 triliun.
Namun setelah melalui proses verifikasi berdasarkan prioritas tematik seperti ketahanan pangan, pertanian, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta kondisi kerusakan jalan, ditetapkan sekitar 1.002 kilometer jalan sebagai prioritas pembangunan.
Dalam periode lima tahun, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan pembangunan sekitar 250 kilometer jalan desa melalui program Bang Andra. Sementara sisanya akan dilaksanakan secara kolaboratif oleh pemerintah kabupaten/kota melalui APBD masing-masing serta dukungan dari pemerintah pusat.
Dorong Ekonomi Desa
Pembangunan jalan desa diharapkan mampu mendorong aktivitas perekonomian masyarakat. Infrastruktur yang baik akan memudahkan distribusi hasil pertanian, meningkatkan akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperlancar mobilitas masyarakat menuju pusat ekonomi.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Banten juga terus mendorong pemerataan pendidikan. Pemerintah daerah saat ini tengah merumuskan kebijakan untuk memperluas akses pendidikan gratis hingga tingkat aliyah, termasuk bagi sekolah swasta dan berbasis keagamaan.
Melalui berbagai program tersebut, Pemprov Banten berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan merata sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.red.eka
putera yudha
headline