headline
kegiatan
serang
0
Rumah Dunia Gelar Nyenyore dan Kado Lebaran 2026, Bahas Peluang Profesi di Era Digital
Serang,Kalimati.id– Komunitas literasi Rumah Dunia kembali menggelar kegiatan bertajuk “Nyenyore dan Kado Lebaran 2026” dengan tema “Menyucikan Hati, Menghidupkan Literasi”. Kegiatan ini menghadirkan diskusi inspiratif mengenai literasi dan peluang profesi di era digital yang berlangsung di Serang, Banten.
Dalam kegiatan tersebut, salah satu narasumber Firza menjelaskan berbagai profesi yang lahir dari perkembangan dunia digital dan media sosial. Salah satunya adalah copywriter, yakni penulis yang bertugas membuat teks atau tulisan promosi seperti caption, slogan, maupun naskah iklan untuk menarik perhatian audiens.
“Copywriter itu bukan tukang bikin kopi ya, tapi penulis yang membuat kata-kata menarik untuk promosi. Misalnya membuat caption yang menarik di media sosial atau teks iklan. Bahkan profesi ini bisa digaji jutaan rupiah dan banyak dibutuhkan di agensi kreatif,” ungkap narasumber dalam pemaparannya.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam satu ekosistem konten kreator atau influencer, banyak pekerjaan yang terlibat. Mulai dari kameramen atau videografer yang merekam video, editor yang mengolah hasil rekaman, hingga voice over yang mengisi suara pada konten video. Selain itu ada pula content writer yang menyiapkan naskah atau skrip sebelum proses produksi konten dilakukan.
Menurutnya, dari satu konten saja sebenarnya dapat melahirkan berbagai peluang pekerjaan. Bahkan di balik seorang influencer biasanya terdapat tim kreatif dan agensi yang mengelola kerja sama dengan berbagai perusahaan atau kampanye digital.
Dalam kesempatan itu, narasumber juga memberikan motivasi kepada mahasiswa dan generasi muda agar tidak ragu memulai membuat konten kreatif. Ia menegaskan bahwa untuk memulai tidak harus menggunakan peralatan mahal.
“Semua orang sekarang punya gadget atau handphone. Tidak harus kamera mahal atau iPhone. Saya sendiri dulu memulai membuat konten hanya menggunakan handphone sederhana. Yang penting adalah mulai dulu saja,” ujarnya.
Ia juga menceritakan pengalamannya saat pertama kali membuat konten dengan peralatan sederhana. Dengan hanya menaruh handphone di depan dan merekam video singkat selama beberapa menit, konten tersebut kemudian diunggah ke media sosial.
Menurutnya, langkah paling penting bagi seseorang yang ingin menjadi konten kreator adalah berani mencoba dan konsisten membuat konten. Dari proses tersebut nantinya akan muncul berbagai peluang dan pengalaman baru.
Di akhir sesi, narasumber juga mengajak peserta berdiskusi mengenai perbedaan antara influencer dan content creator, serta bagaimana keduanya dapat memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif.
Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan generasi muda mengenai pentingnya literasi digital sekaligus mengenalkan berbagai peluang profesi kreatif yang berkembang pesat di era teknologi saat ini. 📚✨
putera yudha
headline