headline
kegiatan
serang
0
HIPMI Banten Gelar Rakerda, Diklatda dan Forbisda 2026, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda untuk Indonesia Raya
SERANG,Kalimati.id– Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Banten resmi menggelar rangkaian kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) Tahun 2026 di Kota Serang, Rabu (07/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi dan Aksi Pengusaha Muda Banten untuk Indonesia Raya” tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Banten, H. Andra Soni, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, dan ratusan pengusaha muda dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Banten.
Turut hadir Ketua dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten atau yang mewakili, Yudi Wibowo, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Benaria Maria, Asisten II Pemerintah Provinsi Banten Budi Santoso, serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgo Yanti.
Hadir pula Ketua Umum PPDH Banten Rizki Hermian Syah, perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Vico Septiandy Taufik, Ketua Dewan Pembina BPD HIPMI Banten Ananda Trian Salihan, serta Ketua Umum BPD HIPMI Banten Hj. Rifky Hermiansyah atau yang akrab disapa Abangda Pihan bersama seluruh jajaran pengurus HIPMI Banten.
Dalam laporan pembukaan kegiatan, Ketua Panitia Pelaksana Faizal Hermansah menyampaikan bahwa Rakerda, Diklatda, dan Forbisda menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas pengusaha muda di Banten.
“Rakerda menjadi forum penyusunan program kerja organisasi ke depan. Diklatda bertujuan meningkatkan kompetensi dan pola pikir pengusaha muda agar mampu bersaing di tingkat nasional. Sedangkan Forbisda menjadi ruang kolaborasi dan membuka peluang bisnis yang nyata,” ujar Faizal.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Banten Hj. Rifky Hermiansyah menegaskan komitmen HIPMI dalam mencetak generasi pengusaha muda yang tangguh, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial terhadap pembangunan daerah.
“Kami ingin kader HIPMI tidak hanya berkembang dalam dunia usaha, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi dan aksi nyata,” katanya.
Perwakilan BPP HIPMI, Vico Septiandy Taufik, turut mengapresiasi semangat pengusaha muda Banten yang terus tumbuh dan aktif membangun sinergi dengan pemerintah serta dunia usaha.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten H. Andra Soni menyampaikan apresiasi terhadap peran pengusaha muda sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa kewirausahaan merupakan bagian penting dari semangat kemandirian masyarakat.
“Menjadi pengusaha bukan hanya soal profesi, tetapi tentang keberanian untuk mandiri dan menciptakan peluang,” ujar Andra Soni.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,64 persen. Sementara realisasi investasi mencapai sekitar Rp24 triliun, dengan kontribusi terbesar berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), sehingga menempatkan Banten sebagai salah satu daerah dengan realisasi investasi tertinggi secara nasional.
Gubernur juga mengajak para pengusaha muda untuk mulai melirik potensi besar di sektor pertanian, perikanan, dan pangan. Menurutnya, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan justru mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,88 persen dengan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp17,59 triliun.
“Mencari rezeki tidak selalu di kota. Urusan pangan harus ditopang desa. Banten memiliki peluang besar menjadi distributor kebutuhan pangan bagi wilayah aglomerasi Jakarta,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pemerataan pembangunan, Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat infrastruktur melalui program Bang Andra Bangun Jalan Desa Sejahtera guna memperkecil kesenjangan antarwilayah di Banten.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 250 peserta dari 13 cabang HIPMI se-Provinsi Banten dan turut disiarkan secara langsung melalui media sosial. Diharapkan melalui Rakerda, Diklatda, dan Forbisda 2026 ini, lahir berbagai program strategis dan kolaborasi nyata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.red.Eka
putera yudha
headline