headline
kegiatan
serang
0
APDESI Merah Putih Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Negara, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa
Serang, Kalimati. Id— Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menggelar kegiatan silaturahmi, riung bersama, serta buka puasa bersama di Gedung Negara Provinsi Banten, Selasa (10/03/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, perwakilan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, serta para pengurus APDESI, APDESI Merah Putih, PABPDSI, dan APBPEDNAS.
Selain itu, para kepala desa dari empat kabupaten di Provinsi Banten, yakni Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, dan Tangerang, turut hadir dalam kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah desa.
Dalam sambutannya, Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa fokus utama pemerintah provinsi saat ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, salah satunya melalui program pendidikan gratis.
“Tujuan kita fokus ke masyarakat desa, salah satunya melalui program pendidikan gratis,” ujar Andra Soni.
Ia menambahkan bahwa sekitar 80 persen wilayah Provinsi Banten merupakan kawasan pedesaan, sehingga pembangunan desa menjadi prioritas penting dalam mendorong pertumbuhan daerah.
“Kita fokus memaksimalkan supaya desa itu terus berkembang, karena delapan puluh persen wilayah Banten adalah pedesaan,” jelasnya.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten juga mendorong penguatan sektor pertanian, termasuk membantu usaha tani di beberapa wilayah, seperti di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak.
Menurut Andra Soni, desa memiliki potensi besar yang jika dikelola dengan baik akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara makro maupun mikro.
“Desa merupakan potensi. Jika potensi-potensi itu dikelola dengan baik, maka Banten bisa tumbuh secara makro. Secara mikro juga akan terlihat, petaninya baik, kesehatannya baik, pendidikannya baik, infrastrukturnya juga baik, sehingga Banten benar-benar bisa tumbuh lebih baik,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kepala desa merupakan mitra strategis pemerintah provinsi dalam pembangunan daerah.
“Kepala desa adalah mitra Gubernur Banten. Desa harus maju. Untuk memajukan desa, ujung tombaknya adalah kepala desa,” tegas Andra.
Gubernur juga meminta para kepala desa untuk memberikan informasi yang detail terkait potensi desa di wilayah masing-masing agar program pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat tepat sasaran.
“Saya butuh informasi detail mengenai potensi desa. Semangat membangun desa itu tolong dibantu dan didukung, supaya dapat diukur apakah program yang kita jalankan benar-benar bermanfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua APDESI Merah Putih, Rofiq, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Gubernur Banten yang mengundang para kepala desa untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog mengenai pembangunan desa.
“Saya mengapresiasi kegiatan bersama Pak Gubernur yang mengundang kami para kepala desa dari beberapa kabupaten. Tentunya ini merupakan langkah positif dan langkah baik untuk membangun kolaborasi yang maksimal antara pemerintah provinsi dan pemerintah desa,” ujar Rofiq.
Menurutnya, forum seperti ini menjadi ruang penting bagi para kepala desa untuk menyampaikan aspirasi serta harapan masyarakat desa kepada pemerintah provinsi, khususnya terkait program pembangunan di wilayah pedesaan.
“Ke depan tentu akan ada berbagai aspirasi dan harapan yang kami sampaikan kepada Pak Gubernur, yang nantinya diharapkan dapat menjadi kebijakan dan program pembangunan bagi desa-desa di Provinsi Banten,” jelasnya.
Melalui kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama ini, diharapkan komunikasi dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah desa semakin kuat, sehingga pembangunan desa di Provinsi Banten dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
putera yudha
headline