headline
kegiatan
serang
0
ICMI Banten Gelar Ramadan Leadership Camp, Wagub Dimyati Tekankan Keseimbangan Iptek dan Iman
Serang, Kalimati. Id— Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan pentingnya peran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dalam memberikan kontribusi pemikiran strategis bagi pembangunan daerah sekaligus membina generasi muda agar memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keimanan.
Hal tersebut disampaikan Wagub Banten Dr. H. Achmad Dimyati Natakusumah, S.H., M.H., M.Si dalam kegiatan Ramadan Leadership Camp yang digelar oleh ICMI di lingkungan Poltekkes Kemenkes Banten pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelajar SMA kelas akhir serta mahasiswa sebagai bagian dari pembinaan generasi muda muslim.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati menyampaikan bahwa organisasi yang dihuni para akademisi, dosen, profesor hingga tokoh masyarakat ini memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan pemikiran antara pemerintah, akademisi, dan tokoh agama.
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan iman dan ketakwaan agar ilmu yang dimiliki tidak disalahgunakan, tetapi justru membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Banyak orang pintar, tetapi kalau tidak dibarengi dengan iman bisa saja ilmunya digunakan untuk hal yang merusak. Karena itu, kecerdasan harus diiringi iman dan takwa agar menjadi rahmatan lil alamin bagi masyarakat,” ujar Dimyati.
Ia juga menjelaskan bahwa ICMI memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi lintas sektor. Organisasi tersebut dinilai mampu menjadi jembatan antara tokoh agama, kalangan akademisi, serta pemerintah dalam menyampaikan gagasan dan pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan daerah.
Selain menjadi ruang pemikiran, Dimyati menilai ICMI juga harus mampu melahirkan pergerakan nyata melalui karya dan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua ICMI Banten Eden Gunawan menjelaskan bahwa Ramadan Leadership Camp merupakan program pembinaan kepemimpinan yang dilaksanakan secara nasional setiap bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan memberikan bekal kepada generasi muda, khususnya siswa SMA kelas akhir dan mahasiswa, agar memiliki karakter kepemimpinan yang kuat sekaligus nilai moral yang baik.
“Ramadan Leadership Camp ini dilaksanakan di seluruh Indonesia. Pesertanya dari siswa SMA kelas akhir dan mahasiswa. Kita ingin memberikan bekal moral sejak dini, karena pada usia tersebut masih banyak ruang yang bisa kita isi dengan nilai-nilai positif,” kata Eden.
Ia menilai pendidikan moral sangat penting, terutama di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat. Tanpa fondasi iman dan akhlak yang kuat, ilmu yang dimiliki seseorang berpotensi disalahgunakan.
Program tersebut, lanjutnya, juga terinspirasi dari gagasan tokoh pendiri ICMI, almarhum B. J. Habibie, yang sejak tahun 1990 mendorong pembentukan sumber daya manusia unggul melalui perpaduan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dengan iman dan takwa.
Gerakan tersebut berkembang di lingkungan kampus, salah satunya di Universitas Brawijaya Malang, dengan fokus mencetak generasi muda yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga memiliki integritas moral.
“Harapannya ke depan generasi muda ini memiliki kompetensi di bidang masing-masing, tetapi tetap dijaga oleh iman sehingga apa yang mereka lakukan membawa keberkahan bagi masyarakat dan daerah, khususnya Banten,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eden menyampaikan bahwa ICMI juga diharapkan dapat memberikan berbagai masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Provinsi Banten.
Dalam waktu dekat, ICMI Banten juga berencana menggelar kegiatan silaturahmi wilayah yang akan menghadirkan para pakar dari tingkat nasional. Agenda tersebut direncanakan dalam bentuk seminar nasional guna merumuskan berbagai solusi atas persoalan pembangunan di Banten.
“Kami berencana mengundang para pakar dari pusat untuk bersama-sama merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan di Banten. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terlaksana sekitar bulan Mei,” katanya.
Ia menambahkan bahwa program pembinaan sumber daya manusia yang dilakukan ICMI tidak hanya menyasar satu bidang keilmuan tertentu, tetapi mencakup seluruh disiplin ilmu, baik akademik maupun kejuruan.
Dengan keterlibatan para akademisi, pakar, serta tokoh masyarakat yang menjadi bagian dari ICMI, diharapkan organisasi tersebut dapat terus berkontribusi dalam melahirkan generasi muda yang unggul, berintegritas, dan siap membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.
putera yudha
headline