headline
kegiatan
serang
0
Sinergi Dispora, KNPI dan Media Perkuat Pemberdayaan Pemuda Banten, Dorong Prestasi hingga Bantuan Hukum
Serang, kalimati. Id– Biro Administrasi Pimpinan (Adpim/ATM) Pemerintah Provinsi Banten bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten, serta insan media menggelar temu media bertajuk “Sinergi Media untuk Pemberdayaan Pemuda dan Pembangunan Daerah”, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan awak media, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan sumber daya pemuda di Provinsi Banten.
Mewakili Kepala Biro Administrasi Pimpinan Provinsi Banten yang berhalangan hadir karena mendampingi Wakil Gubernur Banten dalam agenda penyambutan Menteri Infrastruktur dan Kewilayahan, perwakilan biro menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Media merupakan kanal vital dalam menyampaikan berbagai kegiatan pimpinan daerah serta program-program pemerintah agar diketahui masyarakat luas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Provinsi Banten, Jito Istianto, yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Provinsi Banten, memaparkan sejumlah fokus utama pemberdayaan pemuda.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah tingginya angka pengangguran pemuda yang mencapai sekitar 30 persen dari populasi usia 16 hingga 30 tahun di Banten, serta rendahnya minat berwirausaha yang masih di bawah 10 persen.
“Pemberdayaan pemuda adalah kunci untuk mewujudkan visi Banten Makmur. Kami berkomitmen memanfaatkan bonus demografi ini sebagai peluang besar menuju Indonesia Emas 2045,” kata Jito Istianto.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan media menjadi elemen penting dalam menciptakan generasi muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.
Dalam forum tersebut, Dispora Banten menekankan tiga pilar utama sinergitas bersama media, yakni edukasi dan publikasi, kontrol sosial, serta katalisator isu strategis.
Media diharapkan menjadi sarana penyebarluasan informasi mengenai keberhasilan program kepemudaan, prestasi olahraga, serta capaian pemerintah daerah.
Selain itu, media juga didorong berperan aktif dalam mengawal distribusi program dan bantuan hibah agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan bebas dari maladministrasi.
Dispora juga memaparkan sejumlah program konkret, di antaranya pelatihan kewirausahaan bagi pemuda seperti barbershop dan make-up artist, guna menciptakan wirausaha muda baru dan menekan angka pengangguran.
Selain fokus pada program, Dispora turut menyoroti berbagai prestasi membanggakan yang telah diraih pemuda Banten di tingkat nasional.
Dari Kabupaten Lebak, Irfan Budiono berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan Proper Lingkungan dan menjadi juara tingkat nasional dalam bidang kepeloporan lingkungan pada ajang Lomba Pemuda Pelopor Desa (PPD) Tahun 2025.
Sementara itu, dari sektor ketahanan pangan, kader binaan Dispora Banten di Kabupaten Lebak berhasil menginisiasi penanaman jagung seluas hampir 10 hektare dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
Panen raya direncanakan akan dilaksanakan pada akhir April atau menjelang Idul Adha, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Di sisi lain, KNPI Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi pemuda serta memastikan keterlibatan aktif generasi muda dalam setiap program Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pemuda KNPI Provinsi Banten dalam diskusi yang berlangsung hangat bersama media.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pemuda dalam pembangunan daerah, sekaligus menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi generasi muda, terutama terkait akses informasi, ruang partisipasi, dan keterbatasan biaya.
Sebagai langkah konkret, KNPI Banten berencana membentuk Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPLBH) yang akan diawali dengan Seminar Paralegal pada 25 April 2026.
Program ini bertujuan memberikan edukasi hukum serta memfasilitasi pemuda yang membutuhkan bantuan hukum secara mandiri tanpa membebankan biaya.
“Kami menyadari banyak pemuda yang ingin berkontribusi namun terkendala berbagai hal, termasuk biaya. Karena itu kami ingin menciptakan ruang dan fasilitas yang mendukung mereka,” ujar Kabid Pemuda KNPI Banten.
Ia menambahkan, seminar tersebut menjadi langkah awal dalam pembentukan LPLBH sebagai wadah pemberdayaan pemuda melalui peningkatan pemahaman hukum.
Selain itu, KNPI Banten juga aktif melakukan audiensi dengan berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten guna memastikan setiap program pemerintah mampu mengakomodasi peran pemuda secara lebih luas.
Audiensi tersebut dilakukan tidak hanya sebagai bentuk evaluasi, tetapi juga untuk mendorong agar program OPD tidak hanya dinikmati segelintir pihak.
“Kami tidak ingin lagi tidak ada peran pemuda di masing-masing OPD. Pemuda harus menjadi bagian integral dari setiap program pemerintah, karena Banten membutuhkan dorongan dan semangat dari generasi muda,” tegasnya.
Dalam mendukung aktivitas organisasi kepemudaan dan insan pers, KNPI Banten juga membuka akses terhadap berbagai fasilitas yang dimiliki, termasuk Gedung Pemuda, media center, serta rencana revitalisasi aula.
Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kegiatan organisasi kepemudaan (OKP), BEM, maupun jurnalis yang membutuhkan ruang kegiatan namun terkendala anggaran.
Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Pemantau Peradilan (Forwara), Bang Sinaga, menyampaikan apresiasi sekaligus kritik konstruktif terhadap upaya yang dilakukan Dispora dan KNPI.
Ia berharap kolaborasi lintas sektor ini benar-benar mampu memberikan dampak nyata bagi pemuda di wilayah Banten, khususnya di daerah yang masih menghadapi persoalan kriminalitas, narkoba, dan pergaulan bebas.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif bersama awak media terkait visi pembangunan kepemudaan di Provinsi Banten.
putera yudha
headline