headline
kegiatan
serang
0
Pemprov Banten Siap Bersinergi dengan JP3M untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pemberdayaan Masyarakat
BANTEN,Kalimati.id—pimpinan ponpes JP3M HJ. Hafsah S. PD menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Jaringan Perempuan Pengasuh Pondok Pesantren dan Majelis (JP3M) Provinsi Banten dalam upaya memperkuat pembinaan generasi muda, pendidikan keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan usai menerima jajaran pengurus JP3M Provinsi Banten dalam sebuah pertemuan silaturahmi. Dalam kesempatan tersebut, pengurus JP3M memaparkan latar belakang, visi, serta tujuan dibentuknya organisasi yang secara kultural berada dalam lingkungan Nahdlatul Ulama (NU).
JP3M merupakan wadah yang diisi oleh para perempuan pengasuh dan tokoh pesantren di Provinsi Banten. Organisasi tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dalam menjalankan aktivitasnya, JP3M menjadikan pengajian sebagai salah satu kegiatan utama. Selain itu, organisasi tersebut aktif melakukan dakwah, baik melalui dakwah bil lisan maupun dakwah bil hal, yakni dakwah yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
“Jadi kami bukan hanya sekadar ngaji-ngaji, tetapi juga memperhatikan perkembangan masyarakat, dari segi pendidikan dan berbagai aspek lainnya, insyaallah sesuai dengan kemampuan kami,” ujar pengurus JP3M.
Menurutnya, keterlibatan organisasi dalam kehidupan masyarakat membutuhkan dukungan dan sinergi dengan pemerintah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang serta kemudahan bagi JP3M dalam menjalankan berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami perlu bersinergi dengan pemerintah agar mendapatkan kemudahan-kemudahan untuk melaksanakan cita-cita kami, menjadi orang yang paling bermanfaat bagi sesama manusia,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak Pemerintah Provinsi Banten menyambut baik kehadiran dan gagasan yang disampaikan JP3M. Pemerintah menilai latar belakang para pengurus yang berasal dari kalangan ibu nyai dan pesantren di berbagai daerah di Banten menjadi modal penting dalam memperkuat pembinaan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Alhamdulillah hari ini saya menerima pengurus JP3M Provinsi Banten. Tadi disampaikan latar belakang berdirinya organisasi ini, kemudian maksud dan tujuannya. Menurut saya sangat mulia,” ujar perwakilan Pemerintah Provinsi Banten.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan berbagai keresahan terkait kondisi generasi muda serta kebutuhan akan penguatan pembinaan moral, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat.
Pemerintah Provinsi Banten menyatakan terbuka untuk membangun kolaborasi dengan JP3M dalam rangka menjawab berbagai tantangan tersebut. Sinergi antara pemerintah, pesantren, ulama, serta organisasi masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia Banten yang tidak hanya unggul secara pendidikan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang kuat.
“Kami siap untuk bersinergi dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama, yaitu masyarakat Banten yang sejahtera dan berakhlak,” tegasnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran pesantren dan perempuan pengasuh pesantren dalam pembangunan daerah. Dengan pendekatan keagamaan yang dipadukan dengan kepedulian sosial, JP3M diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Banten yang lebih sejahtera, berpendidikan, dan berakhlak.
putera yudha
headline