Banten
Headline
Hukum
0
Soal Isu Liar yang Menimpa Gubernur Banten, Forwatu Banten Minta Semua Pihak Menahan Diri
BANTEN,Kalimati.id – Menyusul maraknya isu yang menyebar luas di ruang publik dan media sosial terkait persoalan yang menimpa Gubernur Banten, Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten mengeluarkan pernyataan sikap resmi.
Organisasi ini mengedepankan prinsip tabayyun dan meminta seluruh elemen masyarakat, pihak terkait, serta pelaku media untuk menahan diri, tidak terburu menghakimi, dan berhenti menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya .
Presidium Forwatu Banten, Arwan., S.Pd., M.Si., menyampaikan pernyataannya di Lebak, Sabtu (11/7/2026):
"Kita harus memahami makna tabayyun: sikap teliti, memverifikasi, dan mencari kejelasan mutlak sebelum mempercayai maupun menyebarkan sebuah kabar, sebagaimana perintah Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 6. Ini bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban agar kita tidak menimpakan kesalahan atau musibah kepada orang lain tanpa pengetahuan yang pasti, yang berujung pada penyesalan." papar Arwan.
Arwan menegaskan bahwa kebiasaan yang selalu dijalankan Forwatu Banten dalam menyikapi setiap isu adalah:
1. Mencari sumber asli dan bukti dokumen sebelum berkomentar;
2. Menghubungi berbagai pihak terkait untuk mendapatkan klarifikasi berimbang;
3. Menunggu kepastian dari lembaga berwenang, tidak mendahului proses hukum;
4. Menghindari narasi yang emosional atau memecah belah, serta lebih mengutamakan fakta dan keadilan.
"Bukannya sudah beredar video klarifikasi dari pihak yang melaporkan sendiri bahwa berita tersebut adalah hoax? Ini bukti nyata betapa berbahayanya jika kita menyebarkan kabar tanpa tabayyun. Bisa merusak nama baik, memicu pertengkaran, dan menutup jalan kebenaran," tambahnya.
Di sisi lain, Arwan mengingatkan kembali soal moral pemimpin:
"Meskipun kita harus berhati-hati dengan isu liar, standar moral pemimpin tetaplah hal yang paling tinggi dijaga. Pemimpin wajib menjadi teladan integritas, kejujuran, dan kehormatan. Jika moralitasnya dipertanyakan, kepercayaan rakyat pun perlahan akan hilang." Tandasnya.
Forwatu Banten mengajak masyarakat mengikuti jejak kehati-hatian ini: cek ulang fakta, pastikan sumber, dan jangan terprovokasi. Pihaknya akan terus memantau perkembangan dan menyampaikan sikap hanya jika data sudah benar-benar jelas dan teruji.
Diterbitkan oleh: Sekretariat Media & Komunikasi Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten
Kontak Advokasi: forwatubanten@gmail.com
putera yudha
Banten